Rabu, 09 Maret 2016

CURUG 11

Sampurasun dulur salembur baraya sakota

Pada kesempatan kali ini kami akan sedikit memberikan informasi mengenai suatu tempat yang mungkin jarang dijamah oleh orang yaitu Curug 11 di Gunung Manglayang, mendengar nama curug 11 Gunung Manglayang mungkin sedikit asing ditelinga kita, ini karena tempat ini jarang diketahui oleh orang.Bahkan ketika kami searching google tidak ada satupun Artikel yang menjelaskan tentang Curug 11 yang ada hanya curug Cilengkrang dan Curug antani.Maka dari itu kami berniat meng explore Curug 11 ini.Awalnya kami tahu Curug 11 dari para senior atrok yang sudah pernah menjelajah Curug 11.Mendengar cerita para senior kami tentang curug 11, kamipun cukup tertarik untuk mencobanya dan untuk mencoba hal baru selain mendaki gunung. Menurut senior kami, Kita harus memanjat curug demi curug untuk dapat sampai di curug 11 karena tidak ada jalan disamping curug, jika membuat jalan sendiripun sangat sulit karena kemiringan tebingnya yang cukup curam.Curug 11 letaknya ada di ujung barat Gunung Manglayang tepatnya tidak jauh dari Curug Cilengkrang seperti yang terlihat dipeta yang kami buat dibawah ini.Jika anda mempunyai hoby panjat tebing mungkin Curug 11 pantas untuk di coba.




Curug 11 berada di sebelah barat curug cilengkrang

Rute menuju curug 11 masih sama dengan curug Cilengkrang, kita masuk dari cilengkrang 1 menuju Curug Cilengkrang.Setelah sampai di Curug Cilengkrang ada 2 jalur menuju Curug 11 yaitu bisa masuk bisa masuk dari curug Cilengkrang atau kita masuk dari jalur motor cross yang yang ada di sebelah Curug Cilengkrang seperti yang terlihat  pada peta diatas.
jika kita masuk dari Curug Cilengkrang setelah sampai di curug paling luas dan terdapat saung milik petani tidak jauh dari sana terdapat jalan yang sudah di cor kita tiggal mengikuti jalan itu saja. setelah sampai di atas jalan tersebut ada persimpangan kita ambil jalur kiri menuju atas bukit sebelah barat Curug Cilengkrang. Jalanya tertutupi oleh rimbunya rumput - rumput liar yang tumbuh di sana karena jarang di lewati oleh orang namun terdapat pipa paralon milik warga yang menuju ke bak penampungan air. Seperti yang terlihat foto di bawah.

Foto di Curug Cilengkrang sebelum jalan yang di cor


jalan menanjak sebelum persimpangan

Setelah sampai di atas bukit kita tinggal berjalan lurus menuju ke barat sampai menemui bak penampungan air, tidak jauh dari situ terdapat pohon bambu pohon bambu yang cukup rimbun dan di bawah pohon bambu ada jalan akses masuk Curug 11.
kamipun memasang petujuk arah untuk mempermudah orang yang ingin menuju kesana.

Plang yang di pasang di pohon pinus yang terdapat di jalan masuk menuju curug

Jalan menuju curug 1 cukup rimbun oleh rumput liar yang tumbuh disana untungnya kami membawa parang untuk membuka jalan yang tertutupi oleh rumput yang menutupi jalan. Utuk menuju curug satu hanya membutuhkan waktu +- 20 menit kita tinggal mengikuti jalan saja setelah menemui persimpangan kita turun kebawah menuju batu yang di bronjong di situlah letak curug satu, di area curug satupun di tutupi oleh rimbunya pohon bambu ini penyebab orang yang tidak tahu tentang keberadaan curug ini.

Jalan menuju curug 1 tertutup oleh tanaman liar sepanjang jalan 


Curug 1




foto curug 1


 curug 1 lebih tinggi dan lebih indah di bandingkan Curug Cilengkrang, sangat di sayangkan curug ini tidak di ketahui banyak orang. Setelah berfoto sejenak kamipun melanjutkan ekspedisi kami menuju Curug 2. Untuk menuju curug 2 kami mengikuti cara senior kami dengan memanjat curug 1, bedanya kami mengunakan tali untuk membantu memanjat. di awali oleh teman kami Iwong yang memanjat duluan untuk mengikatkan tali di pohon yang berada di atas curug. teman kami mengalami sedikit kesulitan saat memanjat karena air curug sangat deras dan bebatuan di penuhi lumut, kamipun harus melepas sepatu kami agar tidak licin saat memanjat. Setelah tali terikat di pohon yang lain mulai memanjat dengan di bantu tali. Setelah melewati di curug 1 baju dan elanakami basah karena air curug yang cukup deras. kami melanjutkan perjlanan dengan mengikuti aliran air untuk dapat sampai di curug 2 jaraknya pun tidak jauh, kurang dari 10 menit kami sudah sampai di curug 2. Curug 2 lebih tinggi  dan lebih curam  namun  lebih kecil dari curug 1. 

Foto Curug 2
Kami tidak memanjat Curug 2 karena cukup curam kamipun memilih membuat jalan sendiri lewat samping curug dengan menembus rimbanya tebing di samping curug, ternyata lebih lama dan lebih sulit karena kami memutar jalan keatas, salut untuk para senior kami yang mampu memanjat curug 1-11 tanpa mengunakan alat bantu apapun . kita pun langsung sampai diatas curug 3. Curug 3 lebih pendek dari curug 1&2.

Foto curug 3 dari atas
Dari curug 3 menuju curug 4 jaraknya tidak jauh berbeda dengan curug 1&2.Curug 4 lebih curam dari curug 2, Curug 4 lebih mirip seperti dinding kemiringannya mencapai 90 derajat.Kamipun kembali memlih jalan memutar untuk melewati curug 4. setelah sampai diatas curug 4 kami menemukan jalan menuju curug 5, sepertinya ada jalan langsung menuju curug 5 yang dibuat oleh warga untuk memasang pipa air yang di alirkan ke permukiman.
 




foto di curug 4


foto di curug5
curug 5 lebih pendek dari curug 4.kamipun memilih memanjat curug 5 menuju curug 6. Curug 6 jaraknya sangat dekat dari curug 5.Curug 6 hampir sama dengan curug 5 tidak begitu tinggi dan cukup landai membuat kami dengan mudah memanjatnya.

foto dicurug 6

foto saat memanjat curug 6

Setelah berjalan +- 10 menit kami sampai di curug 7. situasi di sekitar curug hampir sama dengan curg 4,5 dan 6 .Dibawah curug dipenuhi oleh dahan - dahan pohon yang berjatuhan.Curug 7 lebih tinggi dari curug 6 namun lebih landai .

Foto di curug 7 ( abaikan orang dalam foto anggap saja orbs haha)

Foto saat memanjat curug 7

Setelah melewati curug 5 - 7 yang tidak begitu extreme, kami kira tidak ada lagi curug yang terjal , ternyata perkiraan kami salah di Curug 8 kami disuguhi Curug yang cukup terjal namun tidak se terjal curug 4 ,Kami pun mencoba memanjatnya dengan dibantu tali untuk mempermudah kami dalam melakukan pemanjatan.Seperti di curug 1 Iwong yang pertama naik untuk mengikatkan tali, air di curug 8 lebih deras dari curug 1.

Foto di curug 8

Foto saat memnjat curug 8
Menuju curug 9 jalannya lebih sempit dipenuhi oleh bebatuan yang cukup besar.tapi jarak dari curug 8 ke curug 9 hampir sama seperti curug sebelumnya.Sampai di curug 9 kami langsung melanjutkan perjalan menuju curug 10 karena hari sudah mulai sang. Curug 9 Lebih pendek dan kecil dibandingan curug sebelumnya.





Sesampainya di curug 10 kami langsung mencari tempat untuk , karena cacing di perut sudah mulai berdemo.haahah
Curug 10 dan 11memiliki ketinggian yang hampir sama dengan curug 6 namun lebih terjal.
Susah mencari tempat yang datar disini karena kondisi lereng yang cukup curam.Kami pun memutuskan memasak di tempat seadanya diantara curug 10 dan 11.Kamipun mulai memasak nasi liwet serta ikan asin tidak lupa hati maung a.k.a jengkol disertai tahu dan tempe sebagai menu wajib kami jika menjelejah hutan.kami seiit kesulitan menyalakan api karena kayu bakar yang ada disna basah semua, Untungnya kami terbiasa menggunakan kayu bakar untuk memasak jadi kam tahu car agar kayu bakar yang basah bisa mudah terbakar, aitu dengan cara memotong menjdi bagian kecil kayu tersebut supaya mudah terbakar dengan dibantu pelepah bambu yang kering atau daun - daun kering.setelah menyala kayu bakar yang besar disimpan di dekat api agar kering setrlah cukup kering akan mudah terbakar.
Kami tidak sempat berfoto karena hari sudah mulai gelap akan turun hujan.Selesai makan kami melanjutkan perjalanan untuk pulang.Dengan merintis jalan sediri menuju ke puncak bukit di sebelah timur curug 11.Jalannya sangat licin dan curam harus ekstra hati - hati . Di tengah bukit kami melihat ada hutan pinus di puncak bukit , yang kami tahu jika ada hutan pinus pasi ada jalan seapak disana.Sampai dipuncak bukit dugaan kami benar .Kamipun mengikuti jalan tersebut dan sampai kembali di tempat pertama kami masuk curug 1.Setelah itu kami mengambil jalan kekanan dan turun kembali ke curug cilengkrang dan melanjutkan perjalanan ke tempat penyimpanan motor di warung sebelum pintu masuk curug cilengkrang. Itu lah catatan perjalanan kami menaklukan curug 11.

Jika kalian ingin mencoba menaklukan terjalnya Curug 11 sangat disarankan untuk mambawa peralatan khusus demi keselamatan. Kami siap membantu menunjukan jalan jika kalian ingin mencoba memanjat curug 11.Sampai disini expedisi curug 11 tunggu ekspidisi kami berikutnya mencari tempat - tempat atau gunung - gunung yang jarang dijamah oleh orang.

Salam rimba dari kami ATROK  EST - 1997 !!